Kebahagiaan itu…

Image

Ini adalah saat di mana saya akhirnya merasa begitu damai dan tenang. Saat saya berhenti mencari dan menginginkan kebahagiaan. Saat saya berdamai dengan diri saya sendiri, semesta dan pemiliknya. Inilah titik terendah dalam hidup saya, sekaligus titik di mana saya merasa paling dekat dengan kebahagiaan itu sendiri…

Menyadari bahwa ada banyak hal di luar sana yang tidak bisa saya kendalikan dengan kuasa saya, dan mengembalikannya pada kuasa yang juga berada di luar kuasa diri saya sendiri.

Yang saya lakukan kini hanyalah meminta, percaya, dan berserah… Karena mereka yang empunya segala jalan dan cara yang tidak bisa saya bayangkan dahulu, kini, dan nanti.

Kebahagiaan tentu sangat mudah dicari saat kita senang dan damai. Tapi kebahagiaan pun bisa ditemukan dalam keresahan, kemarahan, kesedihan, dan luka. Carilah dan tinggal bersamanya. Karena pada dasarnya masalah dan bahagia itu hanyalah sebatas persepsi.

Maka kebahagiaan saya itu…

Diri saya sendiri

Namaste🙂

As defined by Mahatma Gandhi: In India, when people meet and part they often say, “Namaste”, which means: “I honor the place within you where the entire Universe resides; I honor the place within you of love, of light, of truth, of peace; I honor the place within you, where, when you are in that place in you, and I am in that place in me, there is only one of us.”

Image

2 thoughts on “Kebahagiaan itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s