To Grieve

Saat saya mendengar kabar tentang kepergian Ayah, saat itu saya hampir tidak merasakan apapun. Saya menutupinya dengan tawa. Saat itu saya tetap mengatakan pada diri saya bahwa dia tidak lagi menderita. Dia pergi ke tempat di mana tak ada lagi duka, sakit, atau derita. Saya bersikeras bahwa saya tidak ingin berlarut dalam duka, saya tidak ingin Ibu saya di Jakarta khawatir karena saya sendiri di sini. Fokus saya hanya ingin menyelesaikan ujian saya dengan baik.

When I heard that my father has left us forever, at that time I felt so painless. I tried to cover it with laugh. At that time I told myself that he no longer suffers. He left to the place where there is no grieve, pain, nor suffering. I insisted that I wouldn’t let my self to grieve for too long, I don’t want to let my mom be worried because I’m alone here. My main focus was to only finish my exam well.

Saya bertahan dengan situasi seperti itu sampai akhirnya beberapa hari lalu saya merasa hancur. Saya merasa membenci diri saya sendiri. Saya berada pada titik di mana saya merasa hanya energi negatif yang saya pancarkan.

I stayed in this situation until couple of days ago I felt broken. I hated myself. I was at the point where only negative energy I could emit.

Saya menceritakan ini pada salah seorang sahabat terbaik saya. Dia berkata, “Tariklah dirimu sejenak dari orang-orang sekitarmu. Berikan waktu untuk dirimu sendiri. Ajaklah dia berjalan-jalan, minum teh, dan makan kue. Rasakan setiap nafasmu, karena kau lupa bahwa setiap bagian tubuhmu membantumu bernafas saat kau berpikir tentang ini dan itu. Rasakan air yang mengalir di sekujur tubuhmu saat kau mandi. Be there, be present… Jangan membohongi dirimu sendiri”.

I told my situation to one of my dearest friend. He told me, “Pull yourself away from people for sometime. Give yourself time. Ask yourself to go out, have a tea and a cake. Feel yourself every time you breath, as you forget that every part of your body support you to keep breathing at the time you think about this and that. Feel the water drops to your body, from head to toe, when you shower. Be there, be present… Do not cheat when you are alone”.

Seketika itu juga saya menangis. Saya tidak memberikan waktu untuk jiwa saya berduka. Duka atas kehilangan seseorang yang sangat saya cintai. Saya tidak memberikan waktu untuk jiwa saya menata perlahan sesuatu yang tiba-tiba hilang. Saya bermeditasi selama empat hari berturut-turut setiap pagi sebelum saya memulai beraktifitas. Hanya ingin memberikan waktu hanya untuk diri saya sendiri. Belajar menerima, memaafkan, dan kembali menata hati saya.

I cried once I finish reading his message. I didn’t give myself time to grieve. A grieve from the lost of someone who I greatly love. I didn’t give my soul to slowly recover from a sudden lost. I meditated for four days in a row, every morning before I start my day. I just want to give myself time. Time to accept, to forgive, and to tidy up my heart.

Tidak ada duka yang mudah. Tidak ada orang yang bisa mengatakan padamu berapa lama kau harus berduka. Tidak ada orang yang bisa mengatakan padamu bagaimana kita bisa mengatasi duka… Tidak ada seorang pun. Karena hanya diri kita sendiri yang tahu seberapa banyak waktu yang kita butuhkan, bagaimana kita ingin berduka.

There is no easy sorrow. No one can tell you how long you should grieve. No one can tell you how you should mourn. No one… Because only ourselves know how much time we need and the way we overcome our sorrow.

“I will not say, do not weep, for not all tears are an evil.” — J.R.R. Tolkien

2 thoughts on “To Grieve

  1. Dea, aku turut berduka cita atas kepergian ayahmu.. semoga kamu dan keluargamu diberi ketabahan..be strong ya De..jangan lupa untuk selalu memberi ‘me time’ pada dirimu sendiri😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s